"Hore hore hore! Aku lulus! Aku lulus!" teriak Kun kegirangan. Kantin Mbok Sum bergemuruh seketika.
"Yuhuuuuu!!! Hello evribadeh! Aku lulus!! Yihaaa!!" Kun tak terkontrol lagi. Gelas, piring, semuanya berhampuran. Laptop kesayangannya juga ikut melayang entah kemana.
Beberapa mahasiswa bergegas mencari Fayya. Mereka takut kalau Kun berubah jadi gila. Gila dalam arti yang sebenarnya. Jingkrak-jingkraknya sudah melebihi batas manusia normal. Kadang-kadang sampai terbang ke langit.
Fayya berhasil ditemukan.
"Kun! Stoppppp!!!!" instruksi Fayya berhasil menghentikan Kun.
"Kenapa kamu sayang?" tanya Fayya lembut-lembut cemas. Kun nyengir.
"Hehehehe..."
"Kenapa sih?"
"Aku lulus. Wajar kan kalau aku seneng. Apalagi ini mata kuliah tersulit. Pak Armando! Bayangkan! Bayangkan!" keceriaan Kun sudah kelewat batas.
"Sini coba lihat nilaimu!" Fayya penasaran.
"Gimana? Aku lulus kan?"
"Aduh. Ini kan mata kuliah semester tiga. Sekarang kamu semester berapa sayang?" Fayya menutup mata.
Fayya menggandeng Kun pergi dari kantin Mbok Sum. Berharap kejadian ini tidak banyak yang mengetahuinya. Kun lulus ujian mata kuliah semester tiga. Masalahnya sekarang dia semester tak terhingga.
0 komentar:
Posting Komentar